Foto : Hugo Chavez (lapatilla)
CARACAS - Letnan Kolonel Hugo Chavez memimpin pasukan pendukungnya untuk menggulingkan Presiden Venezuela Carlos Andres Perez pada 4 Februari 1992. Namun Chavez gagal dan dijebloskan ke penjara.
Pada saat itu, Chavez dihadapkan dengan ancaman penjara 30 tahun, namun dua tahun kemudian Chavez dibebaskan. Pembebasan itu disebabkan karena Rafael Caldera yang menjabat sebagai presiden menggantikan Perez, menyatakan bahwa Chavez tidak bersalah.
Ambisi politik Chavez ternyata cukup tinggi, pria itu langsung membentuk gerakan baru bernama Gerakan Republik Ke-5. Chavez langsung mencalonkan diri sebagai presiden pada pemilu 1998. Salah satu ideologi yang diusung Chavez adalah ideologi "ketiga" antara sosialisme dan kapitalisme. Demikian, seperti diberitakan Associated Press, Rabu (6/3/2013).
Chavez pun disumpah menjadi Presiden Venezuela pada 2 Februari 1999. Parlemen Venezuela langsung membentuk konstitusi baru yang diprakarsai Chavez.
Seperti diketahui, konstitusi itu menghilangkan fungsi Senat dan mengubah nama Venezuela menjadi Republik Bolivar Venezuela. Lewat konstitusi itu, masa jabatan Presiden Venezuela diperpanjang dari lima menjadi enam tahun.
Saat menjalani masa pemerintahannya, Chavez pun dituntut mundur oleh sejumlah massa yang menentangnya pada 11 April 2002. Bunyi tembakan terdengar, demonstran pun melakukan marching ke Istana Presiden Venezuela. 19 orang terbunuh, para jendral-jendral pembelot menggulingkan Chavez.
Meski demikian, dua hari kemudian para pendukung Chavez melakukan aksi balasan. Sekelompok militer yang loyal terhadap Chavez berhasil mengembalikan kekuasaan Chavez.
Beberapa bulan kemudian, Chavez kembali didera sejumlah permasalahan yang cukup rumit. Organisasi bisnis, serikat buruh, dan para eksekutif dari perusahaan migas Venezuela mogok. Mereka menuntut Chavez menyepakati referendum mengenai kepemimpinannya.
Tepat pada 2004, Chavez kembali dituntut mundur oleh massa yang oposisi. Namun bersamaan dengan itu, Chavez melanjutkan tugasnya dengan menempa kerja sama dengan Fidel Castro dalam pembentukan negara-negara Aliansi Bolivar atau yang dikenal dengan istilah ALBA.
Pada saat itu, Chavez dihadapkan dengan ancaman penjara 30 tahun, namun dua tahun kemudian Chavez dibebaskan. Pembebasan itu disebabkan karena Rafael Caldera yang menjabat sebagai presiden menggantikan Perez, menyatakan bahwa Chavez tidak bersalah.
Ambisi politik Chavez ternyata cukup tinggi, pria itu langsung membentuk gerakan baru bernama Gerakan Republik Ke-5. Chavez langsung mencalonkan diri sebagai presiden pada pemilu 1998. Salah satu ideologi yang diusung Chavez adalah ideologi "ketiga" antara sosialisme dan kapitalisme. Demikian, seperti diberitakan Associated Press, Rabu (6/3/2013).
Chavez pun disumpah menjadi Presiden Venezuela pada 2 Februari 1999. Parlemen Venezuela langsung membentuk konstitusi baru yang diprakarsai Chavez.
Seperti diketahui, konstitusi itu menghilangkan fungsi Senat dan mengubah nama Venezuela menjadi Republik Bolivar Venezuela. Lewat konstitusi itu, masa jabatan Presiden Venezuela diperpanjang dari lima menjadi enam tahun.
Saat menjalani masa pemerintahannya, Chavez pun dituntut mundur oleh sejumlah massa yang menentangnya pada 11 April 2002. Bunyi tembakan terdengar, demonstran pun melakukan marching ke Istana Presiden Venezuela. 19 orang terbunuh, para jendral-jendral pembelot menggulingkan Chavez.
Meski demikian, dua hari kemudian para pendukung Chavez melakukan aksi balasan. Sekelompok militer yang loyal terhadap Chavez berhasil mengembalikan kekuasaan Chavez.
Beberapa bulan kemudian, Chavez kembali didera sejumlah permasalahan yang cukup rumit. Organisasi bisnis, serikat buruh, dan para eksekutif dari perusahaan migas Venezuela mogok. Mereka menuntut Chavez menyepakati referendum mengenai kepemimpinannya.
Tepat pada 2004, Chavez kembali dituntut mundur oleh massa yang oposisi. Namun bersamaan dengan itu, Chavez melanjutkan tugasnya dengan menempa kerja sama dengan Fidel Castro dalam pembentukan negara-negara Aliansi Bolivar atau yang dikenal dengan istilah ALBA.
{ 0 komentar... read them below or add one }
Posting Komentar