Download Film, Anime, Drakor dan Lain2.

Tampilkan postingan dengan label Bola. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bola. Tampilkan semua postingan

Ronaldo Pupuskan Mimpi United ke Perempatfinal

Diposting oleh NEET on Rabu, 06 Maret 2013

Para pemain MU tertunduk lusu usai gawangnya dijebol oleh Ronaldo. (Foto: Reuters)
Para pemain MU tertunduk lusu usai gawangnya dijebol oleh Ronaldo. (Foto: Reuters)
MANCHESTER - Real Madrid sukses menyingkirkan Manchester United di babak 16 besar Liga Champions, Rabu (6/3/2013). El Real sukses menutup laga di leg kedua ini dengan skor 1-2.

Kedua tim mengawali babak pertama dengan cukup ketat dan terlibat jual beli serangan, tapi tak ada gol yang tercipta. Akhirnya, Setan Merah sendiri berhasil membuka gol lebih terdahulu lewat gol bunuh diri dari Sergio Ramos pada menit ke-48.

Sial bagi United saat dipaksa bermain dengan 10 pemain saja, usai di kartu merahnya Lusi Nani oleh wasit Cuneyt Cakir asal Turki. Nani dinilai telah melakukan pelanggaran keras dengan mengangkat kaki cukup tinggi hingga mengenai perut Arbeloa.

Alhasil, Madrid berhasil memanfaatkannya dengan melesatkan dua gol balasan ke United yang masing-masing dicetak oleh Luka Modric dan Cristiano Ronaldo. Laga pun berakhir dengan skor 1-2 atau agregat 2-3 untuk kemenangan Madrid dan berhak melaju ke babak perempatfinal.

Jalannya Pertandingan
Babak Pertama:

Bertandang ke Old Trafford, para pemain Real Madrid langsung berinisiatif lakukan serangan lebih dulu sejak menit-menit awal babak pertama ini. Akan tetapi, usaha anak-anak asuh Jose Mourinho masih belum bisa menghasilkan apapun.

Sepuluh menit awal, kedua tim cenderung bermain dalam tempo cukup lambat dan lebih berhati-hati dalam membangun serangan. Akhirnya, Gonzalo Higuain membuka usaha pertamanya untuk mencetak gol, sayang sepakannya masih jauh dari sasaran.

Memasuki menit ke-15, Van Persie mencoba melakukan spekulasi usai menerima umpan dari Welbeck. Akan tetapi, Sergio Ramos cukup apik dalam menjaga pertahanan El Real hingga sepakan Van Persie masih bisa diamankannya.

Nemanja Vidic pun nyaris menciptakan gol pembuka bagi Setan Merah pada menit ke-20 usai memanfaatkan bola hasil sepak pojok. Namun, bola tandukannya malah mengenai tiang gawang, bola muntah pun langsung disambar oleh Welbeck yang telah offside lebih dulu.

Sejauh ini kedua tim memang terlibat jual beli serangan, meskipun serangan para punggawa United lebih baik dan cukup membuat barisan belakang Madrid jatuh bangun. Ronaldo sempat mengancam daerah United pada menit ke-27, beruntung sepakannya dari dalam kotak penalti bisa diblok dengan baik oleh Vidic.

Menit ke-31 Madrid masih tampil menekan, Di Maria yang memberikan umpan kepada Ronaldo masih gagal dikonversi menjadi gol. Madrid berhasil mencetak gol pada menit -33 lewat Higuain, sayang gol tersebut dianulir karena Ramos telah lebih dahulu lakukan pelanggaran kepada Van Persie.

Selang dua menit kemudian, United langsung mencoba lakukan serangan balik dengan cepat. Akan tetapi, sepakan terarah dari Van Persie masih bisa ditepis oleh kiper Diego Lopez..

Jelang berakhirnya babak pertama, Mourinho harus menarik keluar Angel Di Maria karena mengalami cedera dan terpaksa digantikan oleh Kaka. Sayang, waktu pada paruh pertama terburu habis lebih dulu dengan skor 0-0 atau agregat 1-1 hasil dari leg pertama.

Babak Kedua:
Memasuki babak kedua, United langsung membuka keunggulan 1-0 atas Madrid lewat gol bunuh diri Sergio Ramos pada menit ke-48.  Gol tersebut terjadi usai sepakan Nani malah terbentur kaki Ramos yang berdiam diri di depan gawang.

Petaka bagi Setan Merah terjadi pada menit ke-56, di mana United dipaksa bermain dengan 10 pemain usai di kartu merahnya Luis Nani. Wasit melihat Nani melakukan pelanggaran keras kepada Arbeloa.

Keputusan tersebut dianggap sedikit kontroversial hingga memancing protes dari para pemain United. Unggul jumlah pemain membuat Madrid sedikit lebih leluasa melakukan serangan ke kubu United.

Hasilnya, Luka Modric berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 pada menit ke-66 lewat sepakan kerasnya dari luar kotak penalti yang terlebih dulu mengenai tiang gawang sebelum masuk. Kini, agregat skor pun menjadi  2-2.

Selang tiga menit kemudian, giliran Ronaldo yang memaksa De Gea memungut bola dari gawangnya sendiri untuk yang kedua kalinya. Gol Ronaldo sendiri tercipta lewat sontekannya hasil umpan mendatar Higuain.

Papan skor berubah menjadi 1-2 atau agregat 2-3 bagi keunggulan El Real. Tertinggal, United mencoba membalas dengan melakukan serangan-serangan meski belum bisa bisa dikonversi menjadi gol.

Memasuki menit ke-83, Rooney yang masuk sebagai pemain cadangan melepas sepakan ke gawang Diego Lopez usai memanfaatkan kemelut di muka gawang Madrid. Sayang, sepakannya masih melebar.

Jelang berakhirnya babak kedua ini, para United terus mencoba mengancam gawang Madrid. Sayang, keberuntungan belum berpihak kepada tuan rumah meski laga mendapat tambahan waktu lima menit, skor pun berakhir dengan 1-2 bagi kemenangan Madrid.

Susunan Pemain:
Manchester United:
 1-David de Gea; 2-Rafael da Silva (7-Antonio Valencia 87), 5-Rio Ferdinand, 15-Nemanja Vidic, 3-Patrice Evra; 16-Michael Carrick, 23-Tom Cleverley (10-Wayne Rooney 72); 17-Luis Nani, 19-Danny Welbeck (18-Ashley Young 81), 11-Ryan Giggs; 20-Robin van Persie

Real Madrid: 41-Diego Lopez; 17-Alvaro Arbeloa (19-Luka Modric 59), 2-Raphael Varane, 4-Sergio Ramos, 5-Fabio Coentrao; 6-Sami Khedira, 14-Xabi Alonso; 22-Angel di Maria (8-Kaka 45), 10-Mesut Oezil (3-Pepe 71), 7-Cristiano Ronaldo; 20-Gonzalo Higuain
More aboutRonaldo Pupuskan Mimpi United ke Perempatfinal

Duel Seru Napoli-Juve, Duel Sengit Cavani-Chiellini

Diposting oleh NEET on Sabtu, 02 Maret 2013

Naples - Duel antara Napoli dan Juventus ikut memunculkan duel lainnya: Edinson Cavani vs Giorgio Chiellini. Kendati sempat bersitegang selama bertanding, Chiellini mengaku sudah berbaikan dengan Cavani.

Laga ketat di San Paolo, Sabtu (2/3/2013) dinihari WIB, tersebut berakhir imbang 1-1. Skor akhir seperti tidak berbanding lurus dengan banyaknya peluang yang didapat kedua klub.

Catatan statistik yang dilansir Soccernet menunjukkan Napoli melepaskan 20 tembakan sepanjang laga, di mana 8 di antaranya berstatus on target. Sementara Juve melepaskan 13 tembakan dengan 5 di antaranya tepat sasaran.

Peluang-peluang itu kemudian mentah lantaran beberapa tendangan yang dilepaskan dari luar kotak penalti berhasil dihalau kiper atau barisan pertahanan.

Yang juga tidak kalah menarik adalah duel antar-individu. Chiellini rupanya mendapatkan tugas untuk mengawal ketat Cavani. Tidak jarang kedua pemain itu terlihat saling tarik dan dorong ketika menyambut situasi bola mati.

Pada suatu kesempatan, Chiellini bahkan kedapatan menjambak rambut Cavani. Sang penyerang pun kemudian membalasnya dengan menyikut. Insiden ini tidak sampai meluas, Cavani pun kemudian hanya mendapatkan kartu kuning.

"Apa yang terjadi Anda bisa melihatnya di siaran ulang," ujar Chiellini kepada Sky Sports Italia.

"Kami sudah berbicara setelah pertandingan dan hanya selama 90 menit kami saling memberikan perlawanan. Tapi, begitu peluit akhir dibunyikan, maka semuanya selesai."

"Duel itu biarlah tetap tinggal di lapangan dan merupakan tantangan tersendiri bisa mengawal seorang juara," ucapnya.

Chiellini membawa Juve unggul lebih dulu lewat sundulannya di menit ke-10. Namun, sebelum babak pertama habis, Napoli menyamakan kedudukan lewat tendangan Gokhan Inler.

Sumber: detik.com

More aboutDuel Seru Napoli-Juve, Duel Sengit Cavani-Chiellini

Theatre of Dream Menanti Tamu Extra-Special

Diposting oleh NEET on Jumat, 01 Maret 2013

MANCHESTER – Tim Eropa mana pun yang akan berkunjung ke Old Trafford – markas kebesaran Manchester United, bakal jadi tamu istimewa. Tapi lantaran yang melawat punya reputasi besar seperti Real Madrid, suasana Theatre of Dream bakal terasa ekstra-spesial.

Setidaknya itu yang bercokol di pikiran gelandang United, Michael Carrick. Sudah tak sabar rasanya Carrick menjamu Los Blancos di kandang mereka sendiri, setelah sebelumnya bertamu ke home-base Madrid, Santiago Bernabéu.

“Malam besar laga Eropa di kandang, selalu terasa spesial dan ketika Madrid yang akan bertamu, tentu akan jadi ekstra spesial,” seru Carrick, sebagaimana dikutip UEFA.com, Jumat (1/3/2013).

Hasil sama kuat 1-1 di leg pertama, juga akan menjadikan atmosfer kota Manchester kian istimewa. Bentrokan dahsyat dua raksasa Eropa untuk kedua kalinya ini akan digadang-gadangkan jadi mega laga, lantaran bakal menentukan langkah salah satu dari mereka ke perempat final Champions League.

“Di fase kompetisi seperti ini, ketika dua tim sama-sama ngotot, kadang akan terjadi permainan ketat dan pemenangnya, bisa ditentukan hanya dengan detail-detail kecil,” lanjut pemain kelahiran Wallsend, 31 tahun silam itu.

“Tentu kami akan menampilkan permainan terbaik kami dan berusaha mencetak banyak gol. Tapi kadang akan sangat sulit, terutama di partai besar seperti ini. Saya yakin Madrid berpikiran hal yang sama,” sambung Carrick.

Bicara Madrid, sudah pasti mesti mengikutsertakan nama Cristiano Ronaldo – mantan anak emas Sir Alex Ferguson, beberapa musim silam. Leg kedua di Midweek pekan depan, akan menjadi kali pertama Ronaldo kembali ke Old Trafford. Carrick memastikan Ronaldo bakal menerima sambutan “hangat” dari publik Mancunian.

“Semua orang di Kota ini, amat menghargai apa yang telah diberikannya pada klub ini. Publik juga pasti mengingat, betapa luar biasanya dia bermain untuk kami,” tuntas Ayah dari dua anak ini.

Sumber: okezone.com

More aboutTheatre of Dream Menanti Tamu Extra-Special

Habisi Barca Di Camp Nou, Madrid ke Final

Diposting oleh NEET on Rabu, 27 Februari 2013

BARCELONA - Real Madrid sukses
mempermalukan Barcelona di hadapan
publiknya sendiri pada leg kedua
semifinal Copa del Rey, Rabu
(27/2/2013) dini hari WIB. El Real
berhasil menutup laga bertajuk El
Clasico ini dengan skor telak 3-1.
Madrid tak butuh lama untuk membuka
keunggulannya, Ronaldo berhasil
mengubah papan skor menjadi 1-0
pada menit ke-13. Memasuki babak
kedua, Ronaldo kembali berhasil
menjebol gawang Barca yang dikawal
oleh kiper Jose Manuel Pinto
Hingga akhirnya, Madrid berhasil
menutup kemenangannya lewat gol
tandukan dari Raphael Varane. Barca
sendiri baru bisa memperkecil
kedudukan menjadi 3-1 kala laga akan
usai lewat gol dari Jordi Alba.
Kemenangan ini pun membuat Madrid
berhasil melangkahkan kakinya ke
babak final dengan skor agregat 2-4.
Pasalnya, pada leg pertama di
Santiago Bernabeu, kedua tim hanya
mampu bermain imbang 1-1 saja. Pada
babak final nanti, Ronaldo dkk bakal
bertemu dengan pemenang laga
antara Sevilla kontra Atletico Madrid.
Jalannya Pertandingan
Babak Pertama:
Bermain di Camp Nou, Barcelona
langsung tampil menggebrak sejak
menit-menit awal babak pertama.
Iniesta dan Lionel Messi pun silih
bergantian mengancam gawang Real
Madrid, sayang sepakan dari keduanya
masih melebar.
Diego Lopez yang pada leg kedua ini
dipercaya oleh Jose Mourinho dalam
menjaga gawang El Real masih tampil
cukup tenang. Terbukti pada menit
ketujuh, sang kiper melakukan
penyelamatan dengan mengamankan
sepakan dari Cesc Fabregas.
Publik Camp Nou justru dibuat terdiam
pada menit ke-13 kala Gerard Pique
menjatuhkan Cristiano Ronaldo di
dalam kotak penalti. Alhasil, wasit
Alberto Undiano Mallecano pun
lansung menunjuk titik putih dan
berikan El Real hadiah tendangan
penalti.
Ronaldo yang menjadi eksekutor pun
tak menyianyiakan dengan menjebol
gawang Barca ke sudut kiri gawang
yang dikawal oleh Jose Manuel Pinto.
Kedudukan pun berubah menjadi 1-0
bagi El Real atau agregat 1-2.
Memasuki menit ke-16 Messi mencoba
melepaskan umpan terobosan kepada
Andras Iniesta yang sudah berada di
dalam kotak penalti Madrid. Beruntung,
Angel Di Maria dengan sigap bisa
mengamankannya.
Usaha para pemain tuan rumah pun
kembali mengalami kegagalan pada
menit ke-22, Dani Alves yang
mencoba mengoper bola kepada
Iniesta harus menerima gangguan dari
Sergio Ramos dan peluang pun
terbuang percuma.
Messi kembali melewatkan peluang
baik kalah berhadapan satu lawan
satu dengan kiper El Real pada menit
ke-36, sebab Lopez berhasil
mengamankannya lebih dulu. Sama
seperti kala Barca mendapatkan
tendangan bebas usai dijejalnya
Iniesta oleh Arbeloa.
El Mesiah yang menjadi eksekutor
gagal mengonversinya menjadi gol,
sepakan kerasnya pada menit ke-37
itu masih melebar ke sisi kiri gawang
Madrid. Hingga berakhirnya babak
pertama skor tetap 1-0 bagi
keunggulan Madrid.
Babak kedua:
Memasuki babak kedua, Madrid tak
mengendurkan serangannya sejak
menit awal meski telah unggul 1-0.
Serangan demi serangan pun cukup
membuat barisan belakang Barcelona
sedikit kewalahan.
Salah satu peluang Madrid tercipta
pada menit ke-49 lewat Coentrao
yang menyisir serangan lewat sisi
kanan lapangan. Akan tetapi,
sepakannya masih melebar jauh dari
gawang Jose Manuel Pinto.
Hingga akhirnya, usaha para pasukan
El Real kembali berbuah gol kembali
pada menit ke-57. Kali ini gol berawal
dari serangan yang dilakukan oleh Di
Maria lewat sisi kiri dan berhasil
mengecoh Carles Puyol.
Kiper Pinto yang mencoba maju
menghampiri malah gagal
mengamankannya, bola pun langsung
dilepaskan ke Ronaldo yang tidak
terkawal. Tanpa kesulitan, Ronaldo
pun melesatkannya ke dalam gawang
Barca dan membuat skor menjadi 2-0
atau agregat 1-3 untuk Madrid.
Tertinggal 2-0, Jordi Roura langsung
menarik keluar Fabregas pada menit
ke-59 dan memasukan David Villa
demi menambah daya gedor serangan
Barca. Akan tetapi, skema permainan
Barca tak terlalu mengalami perubahan
yang sigfinikan, meski kerap sesekali
mengancam daerah Madrid.
Kubu Barcelona kembali dibuat
terhenyak oleh Madrid pada menit
ke-68. Pasalnya, pasukan Jose
Mourinho tersebut kembali memaksa
Barca memungut bola dari gawangnya
sendiri, usai bek Raphael Varane
mencetak gol lewat tandukannya
memanfaatkan tendangan sepak pojok.
Skor pun berubah menjadi 3-0 bagi
Madrid, kondisi ini semakin
mempersulit Barca untuk lolos ke
babak final karena tertinggal agregat
gol 1-4. Terlebih, Madrid memilih
bermain bertahan dengan memasukan
Pepe menggantikan Mesut Ozil.
Kokohnya barisan belakang Madrid,
benar-benar mempersulit para pemain
Barca untuk menembus daerah Madrid.
Alhasil, serangan Barca pun terbuang
percuma dan tak mampu memperkecil
kedudukan.
Ronaldo pada menit ke-82 sukses
memenangkan duel dengan Puyol,
beruntung sepakan dari Ronaldo masih
ditepis oleh Pinto. Keributan kecil
terjadi pada menit ke-84 usai Pepe
menyikut Busquets hingga terjatuh,
namun tak ada kartu yang keluar dari
saku wasit Mallecano.
Jordi Alba berhasil memperkecil
kedudukan untuk Barca menjadi 1-3
lewat golnya pada menit ke-89.
Memanfaatkan umpan lambung dari
Iniesta, Alba sukses melesatkan
sepakannya ke gawang Lopez.
Hingga tambahan waktu tiga menit,
Messi dkk gagal membuat gol kembali.
Alhasil, Barcelona pun harus dipaksa
menyerah 3-1 oleh Madrid atau
agregat 2-4 dan tersingkir dari ajang
Copa del Rey musim ini.
Susunan Pemain:
Barcelona: Pinto; Alves, Pique, Puyol,
Alba; Busquets, Xavi, (Thiago
Alcantara’73) Fabregas (David Villa
Sánchez ’59); Pedro (Tello’71), Messi,
Iniesta.
Real Madrid: Lopez; Ramos, Varane,
Pepe, Coentrao; Alonso (Michael
Essien ’84), Khedira; Cristiano Ronaldo,
Ozil (Pepe ’77), Di Maria; Higuain
(Callejón ’71)

Sumber: okezone.com

More aboutHabisi Barca Di Camp Nou, Madrid ke Final

Barca vs Real Madrid, Mou: Sebaiknya Barca Fokus ke Pertandingan, Jangan ke Wasit

Diposting oleh NEET on Selasa, 26 Februari 2013

MADRID – Atmosfer mulai memanas jelang laga El Clasico di semifinal kedua Copa del Rey, Rabu (27/2/2013) pagi. Pernyataan terlontar dari mulut entrenador Real Madrid, Jose Mourinho yang berharap Barcelona sebaiknya membicarakan sepakbola ketimbang mengurusi masalah wasit.
 
Wasit Alberto Undiano Mallecano ditugaskan menjadi wasit untuk laga El Clasico di Camp Nou nanti. Asisten pelatih Barca, Jordi Roura kabarnya mengeluh dengan penunjukan yang dilakukan pihak official. Tapi Mourinho berharap, Barca bisa mengerti dan memahami keputusan yang diambil pihak pertandingan dan lebih fokus pada laga di lapangan nanti.
 
“Saya lebih memilih untuk tetap belajar dengan apa yang kami terima di masa lalu dari pertandingan melawan Barcelona. Belajar dalam sportivitas. Bagaimana menjadi bagian dalam sepakbola. Tidak berbicara tentang wasit dan berusaha untuk menghadapi lawan,” ucap Mourinho, seperti disitat Goal, Selasa (26/2/2013).
 
“Dan, tentunya, memberikan pelajaran bagaimana cara bermain sepakbola, mereka (Barca) bermain sangat baik. Mereka bakal terus menjadi panutan, jika mereka tetap rendah hati dalam bermain,” sambung pelatih berusia 50 tahun itu.
 
Madrid berada dalam kondisi yang kurang beruntung kala bersua ke markas Barca, mereka ditahan imbang 1-1 pada leg pertama saat bermain di Santiago Bernabeu lalu. Untuk itu, kemenangan bakal wajib diraih El Real, jika tidak ingin kehilangan peluang menjuarai Copa del Rey musim ini.

Sumber: okezone.com

More aboutBarca vs Real Madrid, Mou: Sebaiknya Barca Fokus ke Pertandingan, Jangan ke Wasit

Pepe Ingin Nodai Gawang Barca

Diposting oleh NEET

BARCELONA – Bek sentral Real Madrid, Képler Laveran Lima Ferreira atau yang lebih dikenal dengan Pepe begitu berhasrat menodai gawang Barcelona. Kedua raksasa La Liga itu akan kembali bersua pada jilid kedua semifinal Copa del Rey, rabu (27/2) dini hari nanti WIB.
 
Pada putaran pertama yang digelar di Santiago Bernabeu itu kedua tim hanya bermain imbang 1-1. Sehingga baik Barca maupun Madrid sama-sama berpeluang mengklaim tiket final.
 
Kembali kepada sosok Pepe, meski akan bertanding di Camp Nou, stadion yang terkenal angker untuk para tamunya tak menyurutkan asa pemain asal Portugal itu mencatatkan namanya di papan skor. Pepe juga berharap rekan setimnya untuk tampil maksimal kala menghadapi musuh bebuyutan mereka.
 
“Akan sangat menyenangkan apabila dapat mencetak gol ke gawang Barcelona. namun, yang terpenting tim ini dapat meraih kemenangan dan lolos ke partai final,” kata Pepe, seperti dikutip situs resmi Madrid.
 
“Saya bahagia dapat bermain untuk Madrid, saya merasa saya berada di rumah sendiri. Di sini, semua orang sangat ramah. Saya bahagia dapat menjadi bagian dari klub ini,” tutupnya.

Sumber: okezone.com

More aboutPepe Ingin Nodai Gawang Barca

Barcelona dan Mitos Dominasi Tiga Tahun

Diposting oleh NEET

BARCELONA – Presiden Barcelona, Sandro Rosell percaya bahwa tim asal Katalan itu merupakan tim terbaik dalam sejarah sepakbola dunia. Rosell menilai, pencapaian Barcelona melebihi tim manapun yang pernah dicatat dalam sejarah sebagai tim terhebat.

Rosell merasa apa yang diraih Barcelona lebih baik daripada Ajax Amsterdam dan Bayern Munich di era 1970-an, serta AC Milan kala ditangani Arrigo Sacchi. Dominasi Barcelona di Eropa selama beberapa tahun belakangan dianggap Rosell mengalahkan pencapaian tiga klub tersebut.

“Barcelona ini adalah tim terbaik yang pernah ada. Mereka mengatakan bahwa semuanya akan berubah setelah melewati tiga tahun. Tapi kami telah melakukannya selama empat tahun yang hebat, meskipun sulit. Kita akan lihat apakah kami akan melaluinya di tahun kelima, tapi sejauh ini masih terlihat bagus,” kata Rosell, seperti dilansir Sic Noticias, Senin (25/2/2013).

“Tim ini telah memecahkan mitos dominasi tiga tahun sebuah klub. Ini akan ada akhirnya tentu saja, klub juga obyektif untuk memastikan bahwa ini berlangsung sebentar, dan tidak terlalu besar,” ujarnya.

Mengenai kemungkinan Blaugrana mendatangkan striker Santos, Neymar, Rosell menegaskan bawa klubnya selalu berusaha untuk mengontrak pemain-pemain terbaik yang ada di dunia.

“Barcelona selalu menginginkan yang terbaik. Selain hal itu merupakan apa yang harus dilakukan sebuah klub seperti kami, kami selalu mencari pemain-pemain yang bisa meningkatkan skuad,” jelasnya.

“Saya tidak tahu dalam kasus Neymar, karena ada kesulitan. Dia pemain Santos sampai 2014,” tandasnya.

Sumber: okezone.com

More aboutBarcelona dan Mitos Dominasi Tiga Tahun

Alasan Barca Kalah dari Milan Versi Messi

Diposting oleh NEET

BARCELONA – Kekalahan Barcelona atas AC Milan di pentas Liga Champions tengah pekan lalu berhasil dibayar Lionel Messi dkk dengan mengalahkan Sevilla pada lanjutan La Liga pekan ke-25, Minggu (24/2/2013) dini hari WIB.

Raksasa Katalan menumbangkan pasukan Unay Emery dengan skor 2-1. Tuan rumah sendiri harus tertinggal satu gol lebih dulu melalui gol Alberto Botía Rabasco pada menit ke-42.

Namun, bukan El Barca apabila tak dapat mengejar ketertinggalan, ialah David Villa yang sukses menyamakan kedudukan pada menit ke-52. Barca mengklaim kemenangan berkat gol Lionel Messi pada menit ke-60.

“Menghadapi Milan, kami tidak menciptakan banyak peluang. Tapi hari ini, dengan Villa sebagai referensi di depan, membuka ruang untuk saya yang berada di belakangnya,” kata Messi, seperti dilansir CBC Sports, Minggu (24/2/2013).

“Kami menyadari kesulitan menghadapi Sevilla, terlebih usai kalah dari Milan. Tapi, kami menang dan hasil ini sangat penting,” tandas striker internasional Argentina itu.

Kemenangan atas Sevilla kian mengukuhkan Barca di puncak klasemen sementara La Liga dengan torehan 68 poin atau selisih 16 poin dari seteru mereka, Real Madrid. Sementara Los Rojiblancos terpaku di posisi 11 dengan koleksi 32 poin.

Sumber: okezone.com

More aboutAlasan Barca Kalah dari Milan Versi Messi

Tips dari Pepe untuk Kalahkan Barca

Diposting oleh NEET on Senin, 25 Februari 2013

BARCELONA – Duel panas El Clasico akan kembali terhampar tengah pekan ini. Kali ini giliran Barcelona berperan sebagai tuan rumah kala menghadapi Real Madrid pada jilid kedua Copa de Rey musim ini.

Pertandingan yang akan tersaji di Camp Nou itu akan memastikan klub mana yang akan melaju ke babak final Copa del Rey. Pada putaran pertama yang digelar di Santiago Bernabeu, kedua raksasa La Liga itu harus berbagi angka 1-1.

Menjelang duel sarat gengsi tersebut, bek Los Blancos, Képler Laveran Lima Ferreira memiliki saran untuk timnya menghadapi pasukan Katalan. Menurutnya kerja sama sebagai tim sangat dibutuhkan apabila ingin meraih kemenangan pada El Clasico jilid ketiga tahun ini.

“Kami semua harus bermain sebagai sebuah tim, seperti yang biasanya kami lakukan di setiap pertandingan. Apabila kami melakukan hal tersebut dengan baik, maka kami memiliki kesempatan untuk melalui pertandingan ini,” kata Pepe, seperti dilansir Marca, Senin (25/2/2013).

Pada laga nanti, kedua tim sama-sama diunggulkan. Pasalnya, dalam tiga pertandingan terakhir di pentas La Liga, baik Barcelona maupun Madrid sama menyapu bersih tiga pertandingan tersebut dengan kemenangan.

Sumber: okezone.com

More aboutTips dari Pepe untuk Kalahkan Barca

Milan seri Lawan Inter

Diposting oleh NEET

MILAN – Awal laga langsung berjalan sengit di derby della Madonnina edisi ke-208 antara Inter Milan menghadapi AC Milan, Senin (25/2/2013) pagi ini. Rossoneri yang sempat unggul di babak pertama, berhasil ditahan imbang oleh Nerazzurri.

Pada babak pertama, Milan yang memiliki banyak peluang, menciptakan gol pembuka lewat Stephan El Shaarawy. Tapi pemain pengganti Matias Schelotto, yang masuk menggantikan Esteban Cambiasso, mampu menyelamatkan Inter dari kekalahan. Skor 1-1 bertahan hingga pertandingan usai,

Jalannya pertandingan
Babak Pertama:
Kedua tim langsung tampil menyerang. Peluang pertama pun didapat Milan tepatnya pada menit keenam. Stephan El Shaarawy melepaskan tendangan keras, namun tendangannya hanya bisa mampir di samping kiri gawang Samir Handanovic.

Kemudian menit ke-10 Inter gantian menyerang. Namun, upaya dari Palacio dan Cassano ke mulut gawang Milan, untuk sementara masih mampu diatasi oleh barisan pertahanan Rossoneri yang masih terlihat rapi.

Menit ke-15 Milan kembali menciptakan peluang, umpan matang dari De Scglio di sayap kiri gagal disambut dengan baik oleh Balotelli. Bola sempat ditahan, namun posisi dari Balo tidak seimbang, sehingga bola dengan mudah diamankan oleh Handanovic. Keadaan lapangan tak jarang membuat para pemain terpeleset.

Tepat pada menit ke-21, Milan akhirnya memimpin 1-0 lewat gol dari El Shaarawy. Memanfaatkan umpan dari Kevin Prince Boateng, pemain keturunan Mesir ini melepaskan bola di sudut kiri, tanpa mampu dihalau Handanovic.

Lima menit kemudian, Milan kembali mendapatkan peluang. Menyambut sepak pojok, Balotelli menyundul bola ke arah gawang, tapi sayang bola masih bisa diamankan dengan baik oleh Handanovic. Semenit berselang, Balotelli lagi-lagi gagal memanfaatkan peluang, yang kembali digagalkan oleh Handanovic. Skor tetap 1-0 untuk keunggulan Milan.

Menit ke-40 Balotelli kembali mendapatkan peluang emas, ketika tendangan bebasnya yang mengarah tepat ke gawang Inter, masih bisa ditepis oleh Handanovic yang bermain apik.

Menjelang babak pertama usai, Riccardo Montolivo dan Esteban Cambiasso sempat melakukan keributan kecil, tapi itu tak mengubah skor 1-0 bagi Milan, yang mampu bertahan hingga turun minum.

Babak Kedua:
Masuk ke babak kedua, Inter mengambil inisiatif serangan, tepat pada menit ke-54, La Baneamata, nyaris menyamakan kedudukan. Setelah sepakan Guarin memanfaatkan umpan dari sayap kanan, masih mampu ditepis dengan baik oleh Christian Abbiati.

Menit ke-62 Inter kembali mendapat ancaman. Crossing dari sayap kanan Milan, mengarah ke gawang, namun dengan sigap Handanovic memotongnya. Handanovic pun sempat mendapatkan perawatan, lantaran tangannya terbentur oleh rekan setimnya.

Pergantian penting dilakukan oleh Stramaccioni, Cambiasso keluar dan digantikan oleh Matias Schelotto pada menit ke-69. Terbukti, belum dua menit menginjak lapangan, Schelotto langsung memberikan gol penyeimbang. Sundulannya memanfaatkan umpan Nagatomo, berhasil mengoyak gawang Abbiati. Skor 1-1 untuk kedua tim.

Milan yang memasukkan Niang, mendapatkan peluang emas. Tendangan kerasnya dari luar kotak penalti, hampir saja membawa Milan unggul, jika tendangannya tidak digagalkan oleh Handanovic.

Tambahan empat menit dari waktu normal, kedua tim yang berjuang menciptakan peluang, tak kunjung menciptakan gol kedua. Sehingga skor 1-1 menjadi skor akhir yang diterima kedua klub.

Dengan hasil imbang ini, baik Inter maupun Milan sama-sama menambah satu poin. Rossoneri tetap berada di pertingkat ketiga, unggul satu poin dari Lazio. Sementara bagi Inter, mereka tetap bertengger di posisi kelima dengan koleksi 43 poin.

Susunan Pemain:
Inter Milan: 1. S. Handanovic, 4. J. Zanetti, 55. Y. Nagatomo (Chivu 77’), 23. A. Ranocchia, 40. Juan, 19. E. Cambiasso (Schelotto 69’), 21. W. Gargano, 14. F. Guarín, 11. R. Álvarez (Kuzmanovic 74’), 8. R. Palacio, 99. A. Cassano

AC Milan: 32. C. Abbiati, 5. P. Mexes, 17. C. Zapata, 20. I. Abate, 2. M. De Sciglio, 4. S. Muntari (Ambrosini 90’), 10. K. Boateng (Niang 81’), 18. R. Montolivo, 8. A. Nocerino, 45. M. Balotelli, 92. S. El Shaarawy (Bojan 87’)
(fir)

Sumber: okezone.com

More aboutMilan seri Lawan Inter

Barcelona Bertekuk Lutut Dihadapan Raksasa Italia, Milan.

Diposting oleh NEET on Kamis, 21 Februari 2013

MILAN – Luar biasa AC Milan. Rossoneri menjungkirbalikan semua ramalan dengan memukul Barcelona 2-0 di San Siro.

Barca benar-benar dibuat tak berdaya. Strategi Massimiliano Allegri ala Glasgow Celtic dan Chelsea berjalan efektif. Blaugrana hanya membuat satu shoot on target sepanjang 90 menit. Inilah kekalahan paling telak Azulgrana sejak menyerah 1-3 dari Internazionale Milan di tempat yang sama pada 2009/10 lalu.

Turun dengan kaus tandangnya yang berwarna kuning-kuning-kuning, Barca seperti biasa tampil amat dominan. Statistik menunjukkan penguasaan bola Xavi cs. mencapai 67 persen.

Sementara Milan bertahan amat dalam. Stephan El Shaarawy, Giampaolo Pazzini dan Kevin Boateng yang sejatinya bermain sebagai trio penyerang bahkan diinstruksikan turun membantu pertahanan.

Akibatnya, laga berlangsung berat sebelah. Namun, menumpuknya para pemain Rossoneri di daerahnya sendiri membuat Lionel Messi maupun Anders Iniesta kesulitan menemukan celah.

Eksplosivitas Dani Alves dan Jordi Alba di sisi sayap pun tak muncul. Peluang pertama Barca baru muncul di menit ke-18 melalui tendangan jarak jauh Xavi yang masih bisa ditangkap dengan mudah oleh Cristian Abbiati.

Justru Milan yang kerap mendapat peluang melalui serangan balik. Sayangnya, El Shaarawy maupun Boateng masih bisa dipatahkan oleh Carles Puyol maupun Victor Valdes.

Sulitnya Barca menciptakan peluang dan mudah dipatahkannya serangan balik Milan membuat skor kacamata pun tak berubah hingga babak pertama usai.

Memasuki babak kedua, Milan semakin percaya diri. Benar saja, secara tak terduga Milan berhasil unggul lebih dulu melalui Kevin Boateng pada menit ke-56.

Namun, gol ini diselimuti kontroversi. Tendangan bebas Riccardo Montolivo sempat membentur tangan Cristian Zapata. Boateng tanpa ragu lantas menghantam bola liar dengan kaki kirinya dari jarak 17 meter. Gol!!!

Pemain-pemain Barca sempat protes tapi wasit Craig Thomson dari Skotlandia tetap mengesahkan gol tersebut. Gerard Pique bahkan diganjar kartu kuning karena protes berlebihan.

Luar biasanya, Rossoneri kembali berhasil mencetak gol di menit ke-81. Sang pencetak gol ialah Sulley Muntari.

Berawal dari perebutan bola antara M’Baye Niang dengan Carles Puyol yang dimenangi pemain depan asal Prancis tersebut, mantan pemain Caen ini lantas menemukan El Sharaawy didekatnya.

Dengan cerdik, El Sharaawy memberikan bola pantul kepada Muntari. Gelandang asal Ghana itu langsung melakukan tendangan voli. Gol!!!! Milan 2 – Barcelona 0.

Di sisa waktu normal hingga waktu tambahan 5 menit, Messi dkk. gagal mencetak gol away, bahkan mereka tak satupun membuat shoot on target di babak kedua.

Leg II di Camp Nou akan dihelat pada Rabu, 13 Maret mendatang.

Susunan pemain: AC Milan (4-3-1-2): 32-Abbiati; 20-Abate, 17-Zapata, 5-Mexes, 21-Constant; 23-Ambrosini, 18-Montolivo, 4-Muntari; 10-Boateng; 11-Pazzini (19-Niang 75’), 92-El Shaarawy (12-Bakaye 87’).

Barcelona (4-3-3): 1-Valdes; 2-Dani Alves, 5-Puyol (14-Mascherano 88’), 3-Pique, 18-Alba; 6-Xavi, 16-Busquets, 4-Fabregas (9-Alexis 62’); 17-Pedro, 10-Messi, 8-Iniesta.
More aboutBarcelona Bertekuk Lutut Dihadapan Raksasa Italia, Milan.