Dikisahkan sepasang suami istri yang sudah 10 tahun menikah (wuih dah kayak lagu rhoma aja "mandul") dan ingin memiliki momongan.Sang suami berencana tahun depan istrinya sudah harus hamil (dikata orang hamil tuh kayak beli tempe apah ya..).Nah belum lama rencana itu berjalan ternyata doa nya terkabul sang istri akhirnya hamil juga (alhamdulilah).Dikarenakan itu adalah kehamilan pertama sang istri dan merupakan anak pertama mereka kelak,pasangan ini hampir tiap bulan mengadakan pengajian untuk sang buah hati (buset dah pengajian apa arisan buu).
Menginjak kehamilannya bulan ketujuh ,sang istri mulai merasa aneh atas dirinya dan si calon bayi,ia merasa perutnya terlihat lebih besar dari orang-orang hamil umumnya.Khawatir dengan keadaannya ini, akhirnya pasutri ini memeriksakan kehamilannya ke dokter spesialis kehamilan (bisa aja biasanya juga di dukun beranak).Setelah diperiksa melalui USG 4D ternyata sosok si jabang bayi belum bisa terlihat dan belum dapat di pastikan apakah yang ada di rahimnya itu seorang bayi atau sebuah penyakit(yah sia-sia donk,tuh kan mendingan tadi ke dukun beranak aja).Sesampainya dirumah mereka masih merasa penasaran tapi apa boleh buat dokter sudah mengatakan seperti itu.Mereka pun pergi kekamar dan tidur,ditengah tidur sang istri ia bermimipi didatangi seorang nenek tua dan berkata "nak kau jangan takut itu adalah titipan dariku karna kau telah menolongku"(ikh seyem jangan-janagan itu hantu nenek ngesot).
Keesokan harinya saat bangun ia menceritakan tentang mimipinya semalam kepada suaminya,mereka pun teringat tentang suatu kejadian bersama nenek tua itu.Disaat itu pasutri ini sedang berbelanja di supermarket,diluar sana mereka melihat anak kecil sedang mengorek-ngorek tempat sampah ternyata ia berharap bisa mendapatkan obat untuk diminum neneknya(disangka tempat sampah apotek kali ya).mereka pun merasa iba dan membelikan obat untuk neneknya lalu mengantarkan anak kecil itu pulang kerumahnya setelah bertemu sang nenek mereka akhirnya izin untuk pulang.Teringat akan kejadian itu akhirnya mereka ingin menemui nenek itu lagi dan ingin menanyakan maksud mimpi itu(tanya aja kali ke ahli tafsir mimipi).
Sesampainya dirumah sang nenek mereka tidak menjumpai seorang pun baik si nenek ataupun anak kecil itu.Lalu mereka menghampiri rumah tetangga nenek itu dan disanalah mereka dikejutkan oleh sebuah cerita bahwa si nenek dan cucunya sudah meniggal.Ternyata si nenek saat itu sempat sembuh dan bekerja lagi menjual gorengan itu pun hanya satu hari keesokan harinya si nenek kembali sakit dan tidak bisa bangun.Sang cucu pun sudah mencoba mencari-cari obat lagi untuk neneknya tapi sayangnya hari itu ia kurang beruntung dan pulang dengan tangan hampa.Sesampainya dirumah ia menjumpai neneknya sudah tidak bernyawa lagi dan si cucu pun menangis,mungkin karena si cucu sudah pesimis tidak punya siapa-siapa lagi di dunia ini dan tidak bisa hidup tanpa neneknya,akhirnya ia pun ikut mengakhiri hidupnya dengan meminunm racun serangga.Setelah mendapatkan informasi seperti itu pasutri inipun pulang dengan perasaan haru,tapi mereka tetap harus semangat supaya keadaan istrinya tidak semakin down.
Akhirnya 2 bulan pun berlalu dan sang istri tinggal menghitung hari untuk mempersiapkan kelahiran anaknya.Hari itu air ketuban sang istri sudah pecah dan ia pun merintih kesakitan,dengan sigap sang suami pun langsung membawa istrinya kerumah sakit.Setibanya dirumah sakit sang istri langsung dibawa ke ruang ICU dan sang suami hanya boleh menunggunya diluar.Sambil menunggu diluar sang suami hanya bisa mendoakan agar ibu dan bayinya selamat.Berselang beberapa jam akhirnya terdengarlah suara tangisan bayi dan tidak lama kemudian terdengar lagi suara bayi menangis.
Sampai akhirnya dokter keluar dan memberi selamat padanya sambil berkata "selamat pak,anak anda lahir kembar dan mereka sehat-sehat saja",ia pun terkejut bahagia sambil mengucap syukur.
Lalu ia di ijinkan dokter untuk meg-azani anak-anaknya terlebih dahulu sebelum dipindahkan ke ruang ingkubator.Saat ingin meng-azani anaknya ia dikejutkan lagi karena anak itu kembar tapi mereka berbeda,yang satu malah lebih mirip pada cucu sang nenek itu.Nah saat itulah ia baru mengerti arti mimpi istrinya dulu,ia pun langsung menceritakannya pada istrinya.Tapi mereka pun tidak ambil pusing karena bagaimana pun juga anak-anak itu adalah anak mereka yang keluar dari rahim ibu yang sama,lalu mereka pun menamai anak itu dengan nama KINARTI & KINANTI.
{ 0 komentar... read them below or add one }
Posting Komentar