Download Film, Anime, Drakor dan Lain2.

Arti Dibalik Senyuman Monalisa

Diposting oleh NEET on Selasa, 26 Februari 2013

Senyuman misteri yang ditunjukkan
Monalisadalam lukisan potret terkenal
karya Leonardo da Vinci akhirnya
terungkap. Para akademisi Jerman
merasa yakin mereka telah berhasil
memecahkan misteri yang telah
berlangsung beberapa abad di balik
identitas gadis cantik yang menjadi
obyek lukisan terkenal itu.
Lisa Gherardini, istri seorang pengusaha
kaya Florence, Francesco del Giocondo,
telah lama dipandang sebagai model
yang paling mungkin bagi lukisan abad
16 tersebut. Namun demikian, para
sejarawan seni sering bertanya-tanya
apakah mungkin wanita yang
tersenyum itu sebetulnya kekasih da
Vinci, ibunya atau artis itu sendiri.
Kini para pakar di perpustakaan
Universitas Heidelberg menyatakan
berdasarkan catatan yang ditulis
pemiliknya dalam sebuah buku pada
Oktober 1503 diperoleh kepastian untuk
selamanya bahwa Lisa del Giocondo-lah
model yang sesungguhnya dalam
lukisan itu, yang merupakan salah satu
lukisan potret terkenal di dunia. “Semua
keraguan tentang identitas Monalisa
telah pupus menyusul penemuan oleh
Dr. Armin Schlechter,” seorang pakar
naskah kuno, kata perpustakaan itu
dalam pernyataannya.
Hingga kini, hanya diperoleh ”bukti
kurang meyakinkan” dari berbagai
dokumen abad 16. “Hal ini menciptakan
ruang bagi berbagai interpretasi dan
ada banyak identitas berbeda
dikemukakan,” kata perpustakaan itu.
Catatan itu dibuat oleh Agostino
Vespucci, seorang pejabat Florence dan
sahabat da Vinci, dalam koleksi surat
tulisan orator Romawi, Cicero. Tulisan
dalam catatan itu membandingkan
Leonardo dengan artis Yunani kuno
Apelles dan menyatakan ia sedang
menggarap tiga lukisan, salah satunya
adalah potret Lisa del Giocondo.
Para pakar seni, yang sudah
mengaitkan tahun pembuatan lukisan itu
pada jaman abad pertengahan itu,
menyatakan penemuan Heidelberg itu
merupakan terobosan dan penyebutan
sebelumnya menghubungkan istri
saudagar itu dengan lukisan potret
tersebut. “Tak ada alasan untuk terus
meragukan bahwa potret ini adalah
wanita yang lain,” kata sejarahwan
seni Universitas Leipzig, Frank Zoelner,
kepada Radio Jerman.

{ 0 komentar... read them below or add one }